- PILE FILE merupakan organisasi file yang terstruktur sangat sedrhana dan jarang sekali digunakan dalam pengolahan data elektronik
- digunakan sebagai pembanding dalam mengevaluasi organisasi file lainnya agar tersusun dengan baik
- data-data disusun berdasar urutan datangnya / masukknya kedalam file
- data-data yang tidak masuk analisa, dipilah atau di kategorikan mengikuti aturan field
- biasanya pile file digunakan pada: FILE-FILE SYSTEM, FILE LOG FILE-FILE PENELITIAN, FILE TEKS, dan CONFIG.SYS
PERFORMANCE DARI PILE FILE
RECORD SIZE (R)
file destiny dari pile file dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu
a. kebutuhan untuk menyimpan attribute_name bersama-sama dengan datanya
b. data yang tidak dibutuhkan / data yang tidak perlu disiapkan
| RUMUS RECORD |
FETCH RECORD (Tf)
waktu yang dibutuhkan untuk menemukan lokasi sebuah record sangat lama. Hal ini disebabkan karena semua record harus di telusuri untuk mencari elemen yang menjadi key attribute
| RUMUS Tf |
GET NEXT RECORD (Tn)
recor-record tidak disusun berdasarkan urutan tertentu, maka record berikunya yang akan di akses bisa berada dimana saja
| RUMUS Tn |
- INSERT RECORD (Ti)
menyisipkan sebuah record baru dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, hal ini disebabkan karena pada pile file tidak terdapat terstruktur record maupun urutan penyusutan record
- UPDATE RECORD (Tu)
a. mencari lokasi yang akan di update
b. merubah status record lama menjadi invalid
c. kemudian ditulis record baru pada akhir file
- READ ENTIRE (Tx)
proses membaca seluruh record pada pile, dilakukan dengan cara membaca record dar awal sampai akhir pile
- REORGANIZATION (Ty)
record record yang sudah di update / didelete memiliki tombstone mark yang menyatakan record tersebut sudah tidak valid lagi
kemudian record-record invalid yang sudah tidak dibutuhkan tersebut secara periodik dihilangkan dengan cara, mencopy pile file yang lama menjadi pile file yang baru, dimana record invalid tidak dicopy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar