Assalamu'alaikum wr.wb
hai viewer pada postingan kali ini saya akan membahas tentang membuat manajemen user dengan cara manual. kenapa harus ada user? karena untuk dapat mengakses sistem Linux, kita harus mempunyai username atau login name.
Baiklah untuk langkah pertama yang kita lakukan adalah kita masuk ke mode superuser terlebih dahulu.
dengan perintah : su - (masukan password : centos6)
/etc/passwd : merupakan file yang berisi informasi mengenai user dan mempunyai format teks ASCII. file ini dapat dibaca oleh seluruh user tetapi hanya dapat diubaholeh superuser. setiap baris mewakili seorang yang terdiri dari 7 kolom yang dibatasi oleh titik dua
lalu tekan enter
lalu akan terlihat isi dari file /etc/passwd. lalu untuk menambahkan user yang baru, kopi baris terakhir dan ubah nama user yang kita inginkan, misal nama user nya sttpln.
kopi baris pertama
nama_user:x:UID:GID::/home/nama_folder:/bin/bash
nama_user : nama user yang diinginkan
x : password
UID : user identification number, harus unik untuk setiap user biasanya kisaran 500-700an angkanya
GID : group identification number, group dimana user terdaftar sebagai anggota
lalu tulislah nama user baru seperti ini :
sttpln:x:701:701:/home/informatika::/bin/bash
setelah selesai, lalu simpan
file /etc/group berisi informasi mengenai group dimana user tergabung. seperti halnya file /etc/passwd, file /etc/group juga dapat dibaca oleh seluruh user. setiap baris mewakili sebuah group yang terdiri dari 4 kolom yang dibatasi oleh titik dua(:).
cara untuk memasukan nama grup sama seperti memasukkan nama user. pertama, kopikan baris terakhir, lalu letakkan dipaling bawah. setelah itu, isi sintaknya sebagai berikut:
nama_grup:x:GID:anggota1,anggota2
penjelasan nya :
nama grup : berisi nama grup yang kita tentukan
x : berisi password
GID : group GID
anggota1,2: anggota yang termasuk di dalam grup tersebut dapat di masukkan lebih dari 1 anggota
contoh grup yang akan kita berikan:
informatika:x:701:sttpln. setelah itu, lalu simpan.
lalu, langkah berikutnya ketikan:
vi /etc/shadow. file ini digunakan apabila sistem linux anda menerapkan fasilitas shadow password. file ini hanya bisa dibaca dan diubah oleh root.
setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini. lalu kopi baris terakhir
dan ganti nama tersebut dengan nama user dan hapus kode yang berwarna merah sampai : bertemu dengan : setelah itu simpan file tersebut.
lalu buatlah direktori dengan nama informatika

pada saat kita selesai membuat direktori, user dan grup direktori tersebut masih punya root. untuk itu kita perlu mengubah kepemilikan direktori tersebut dengan cara :
ketikan : chown sttpln /home/informatika, untuk mengubah kepemilikan user ke grup yang pada awalnya punya root. setelah perintah ini dijalankan akan terlihat perubahan pada nama user di sebuah direktori (bukan punya root lagi). bisa di cek melalu perintah : ls -l
sama seperti langkah sebelumnya, tapi yang di rubah adalah grup nya dengan sintaks:
chgrp informatika /home/informatika, dan setelah perintah ini dijalankan akan merubah nama grup pada direktori tersebut, yang pada mula nya punya root.
lalu ketikan perintah: cp .bash* /home/informatika. langkah ini juga penting dilakukan, karena file .bash* milik sttpln masih milik root dan untuk itu, kita harus mengubah kepemilikan file tersebut.
lalu ketikan perintah :
chown sttpln /home/informatika/.* (mengubah kepemilikan user)
chgrp informatika /home/informatika/.* (mengubah kepemilikan grup)
passwd sttpln (nama user)
lalu ketikan password yang anda inginkan.
proses pembuatan user secara manual telah selesai. jika kita ingin mengecek apaka user yang telah kita buat berhasil dilakukan, kita bisa mengecek dengan menekan ctrl+alt+(f1,f2,f3 dst) untuk ke mode multi user
sekian dari penjelasan pada postingan kali ini, semoga bermanfaat
TERIMA KASIH - PEACE OUT --V
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar