Jumat, 11 Maret 2016

SISTEM BERKAS-MANAJEMEN FILE (PERTEMUAN 2)

Assalamu'alaikum wr.wb

Hallo sobat sekalian, berjumpa lagi dengan saya setelah beberapa bulan tidak menulis kali ini saya kembali nge-blog dengan topik yang berbeda. kalau sebelumnya saya berbicara tentang llinux nih, nah mari kita berpindah topik yang lain. kita akan membahas tentang materi sistem berkas, lebih tepatnya tentang manajemen file. Seperti apa sih hal-hal yang berkaitan dengan manajemen file itu, yukk ini dia..



Pengertian manajemen file
File system atau manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur atau mengorganisir file pada disk atau partisi. File system juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu. Cara memberi suatu file system ke dalam disk atau partisi dengan cara melakukan Format.

Manfaat manajemen file
Dapat mengurangi resiko kehilangan file yang dikarenakan:
- terhapus secara tidak sengaja
- tertimpa file baru
- tersimpan dimana saja
- hal-hal lain yang tidak kita inginkan

Fungsi manajemen file :
beberapa fungsi yang diharapkan dari pengelolaan file adalah :
- Penciptaan, modifikasi dan ppenghapusan file.
- Mekanisme pemakaian file secara bersama.
- Kemampuan backup dan recorvery untuk mencegah kehilangan karena kecelakaan atau dari upaya penghancuran informasi.
- Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolic (symbolc name) bukan menggunakan penamaaan yang mengacu perangkat fisik.
- Pada lingkungan sensitif di kehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia.
- sistem file harus menyediakan interface user-friendly

DATA 
Kumpulan dari angka-angka maupun karakter-karakter yang tidak memiliki arti

Kumpulan data-data akan membentuk suatu informasi

KLASIFIKASI DATA
Data tetap : Kelompok data yang tidak mengalami perubahan paling tidak dalam kurun waktu yang lama. ex : Data Pribadi Mahasiswa

Data Tidak Tetap : Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan. ex : Data KRS tiap semester

Data Yang Bertambah Menurut Waktu : Kelompok data ini biasanya merupakan akumulasi dari kelompok data tetap dan tidak tetap. ex : Data Rekap Nilai Tiap Semester

INFORMASI
Data yang telah di organisasikan kedalam bentuk sesuai dengan kebutuhan seseorang.

Kumpulan informasi akan membentuk file/berkas

FILE/BERKAS
Merupakan kumpulan record yang menyatakan sekumpulan aspek-aspek tertentu dan terorganisasi secara khas yang dipakai untuk maksud-maksud tertentu

File diletakkan dalam media penyimpanan, yang memiliki struktur penyimpanan dan mempunyai nama sehingga dapat diakses oleh program

JENIS-JENIS FILE
Text file -> urutan karakter yang disusun ke dalam baris-baris
source file -> urutan subroutine dan fungsi, yang nantinya akan di deklarasikan
Object file -> urutan dari byte-byte yang di atur menjadi blok-blok yang dapat dipahami oleh penghubung system
Executable file -> kumpulan dari bagian-bagian kode yang dapat dibawa ke memori dan dijalankan oleh loader

KARATERISTIK FILE 
Persitence = kemampuan untuk dapat di akses di masa datang
Sharebility = dapat digunakan bersama oleh beragam pemakai dan program
Size = File mempunyai ukuran yang reltif lebih besar dibanding memori utama

OPERASI PADA FILE

PENGAMBILAN RECORD, DAPAT BERUPA OERASI SEBAGAI BERIKUT :
- Pengambilan satu rekord tertentu
- Pengambilan sekumpulan record dengan suatu kriteria
- Pengambilan seluruh record

PEMBARUAN RECORD, DAPAT BERUPA OPERASI SEBAGAI BERIKUT :
- Perubahan nilai di rekord
- Penghapusan

PENAMBAHAN RECORD KE FILE

ATRIBUT FILE
Informasi tambahan mengenai file untuk memperjelas dan membatasi operasi-operasi yang diterapkan. Atribut dipergunakan untuk pengelolaan file.

OPERASI PADA FILE
- Create = menciptakan berkas
- Delete = menghapus berkas
- Open = Membuka berkas untuk menyimpan proses selanjutnya
- Close = Menutup berkas untuk menyimpan semua informasi ke berkas dan mendealokasikan sumber daya yang di gunakan
- Read = membaca data pada berkas
- Write = memodifikasi data pada berkas, yaitu pada posisi yang di tunjuk
- Append = Menambah data pada berkas, merupakan operasi write yang lebih spesifik, yaitu di akhir berkas

EKSTENSI FILE
Executable = exe, com, bin, atau tidak ada
Object = obj, o
Source code = c, cc, java, pas, asm
Batch = bat, sh
Text = txt, doc
Word = wp, tex, rtf, doc
Library = lib, a, so
Print/View = ps, pdf, jpg
Archive = arc, zip tar, rar
Multimedia = mpeg, mov, rm, 3gp
Gambar = bmp, jpg, gif, png
Halaman web = htm, html, php, asp

TIPE FILE

- File Reguler = file berisi informasi, terdiri dari file ascii dan biner. File ASCII berisi baris teks. File biner adalah file yang bukan file ASCII. Untuk file biner eksekusi (exe) mempunyai struktur internal yang haya di ketahui sistem operasi. Untuk file biner hasil program aplikasi, struktur internalnya hanya diketahui program aplikasi yang menggunakan file tersebut.

- File Direktori = merupakan file yang dimiliki sistem untuk mengelola struktur sistem file. file direktori merupakan file berisi informasi-informasi mengenai file-file yang termasuk dalan direktori itu.

- File Spesial = File spesial merupakan nama logik perangkat masukan/keluaran. Perangkat masukan/keluaran dapat dipandang sebagai file. Pemakai dihindarkan dari kerumitan operasi perangkat masukan/keluaraan.

ORGANISASI FILE

- File pile (pile)
- File sekuen (Sequential file)
- File berindeks majemuk
- File sekuen berindeks
- File ber-hash
- File cincin


Sumber : http://tugasso.blog.com/manajemen-file/





Tidak ada komentar:

Posting Komentar